Pearl Drums Demo Clinic and Product Knowledge


Bagi generasi 90-an mungkin akrab dengan lagu-lagu dari band Protonema. Walaupun saat ini belum ada tanda-tanda Protonema akan kembali meramaikan dunia musik Indonesia, namun band ini sempat fenomenal di tahun 1996. Belum lama ini drummer Protonema, Didiet membawakan demo clinic serta mengulik kehebatan Pearl Drums. Kepada audience ia berbagi pengalamannya bermain drum Pearl dan berbagai pengalaman menarik selama menjadi drummer pengiring bagi musisi kawakan Indonesia, Ari Lasso.

Serenata Permata Hijau mengadakan demo clinic dan product knowledge Pearl Drums dengan clinican Didiet yang merupakan drummer dari band Protonema sekaligus ex musisi pengiring untuk Ari Lasso. Acara ini berlangsung pada tanggal 18 Desember 2015 di Grand ITC Permata Hijau.

Awal acara, dia mendemonstrasikan permainan drum yang apik dengan menggunakan drum set Pearl nya. Menurut drummer yang sudah mengiringi Ari Lasso selama 10 tahun ini, dia menyukai drum Pearl karena suaranya bulat dan padat. Untuk sesi rekaman dia menggunakan Pearl Export Series, dia juga mengatakan bahwa walaupun buatan Taiwan sekalipun, tapi tidak perlu khawatir karena tetap memiliki kualitas yang baik karena diawasi langsung oleh Pearl, dengan biaya produksi lebih murah. Untuk drum head nya dia menggunakan produk dari Remo. Sedangkan untuk cymbal, andalannya adalah Zildjian K Mastersound dan K Custom. Dia pun berbicara tentang beberapa keunggulan Pearl dibanding brand lainnya.

Menurut dia, drum Pearl cepat di-tuning, memiliki hardware fleksibel dan pedalnya pun nyaman digunakan. Teknik heel-toe bisa dimainkan dengan sangat baik menggunakan pedal dari Pearl. Untuk urusan instrumen dia merasa sangat di-support oleh Citra Intirama.


Selain itu, dia juga berbagi ilmu seputar produksi musik, bahwa hal terpenting dalam recording untuk seorang drummer adalah kualitas drum, tuning, miking, dan karakter player itu sendiri.