Grand Prix Marching Band 2015

 

Grand Prix Marching Band atau yang lebih dikenal sebagai GPMB merupakan sebuah kompetisi marching band tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Yayasan GPMB Indonesia. Acara ini telah berlangsung sejak tahun 1982, diikuti oleh sejumlah kelompok marching band dari seluruh perjuru Indonesia untuk memperebutkan Piala Presiden, Piala Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Piala Menteri Pemuda dan Olahraga, Piala Menteri Pendidikan Nasional dan Piala Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Sejak tahun 2012, GPMB dibagi menjadi dua divisi, yaitu divisi satu dan divisi utama. Tahun ini, GPMB diikuti oleh 24 peserta dari seluruh Indonesia. Acara yang dilaksanakan selama dua hari ini berlangsung pada tanggal 26-27 Desember 2015 di Gedung Istora Senayan, Jakarta Selatan. GPMB tahun ini adalah yang ke-33. Ada 12 juri untuk acara ini, yakni 6 juri internasional dan 6 juri Indonesia. Para juri memutuskan gelar juara Divisi Utama sekaligus juara umum jatuh kepada Marching Band Semen Indonesia dengan skor 87,05. Diikuti oleh Drum Corps Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di posisi kedua dan Marching Band Madah Bahana Universitas Indonesia yang menggunakan alat dari Pearl menduduki posisi ketiga. Madah Bahana juga memenangkan 5 dari 8 caption yang dipertandingkan. Diantaranya adalah juara 1 Field Percussion dan Front Ensemble. Untuk divisi satu, gelar juara dipegang oleh

Marching Band Gita Pakuan dengan skor 71,80. Marching Band Udayana dan Gita Pesona Mandala di posisi kedua dan ketiga. Salah satu juri internasional yang hadir dalam acara GPMB 2015 adalah Direktur Pelaksana Majestic Holland BV, Peter Vulperhorst. Peter juga merupakan pemain perkusi profesional dan pengajar beberapa unit marching band di Belanda. Dia mempunyai sekolah musik dan perusahaan produksi sendiri, The Percussion Factory yang menangani berbagai proyek musik.

PT. Citra Intirama turut mendukung acara ini dengan menyuplai alat-alat musik yang digunakan. Majestic dan Jupiter masing-masing menyepakati kontrak dengan empat musisi berbakat yaitu Budi Hartanto, Agung Ryno W, Ahmad Timur Aprianto dan Heriawan untuk menjadi endorser mereka. Budi Hartanto dan Agung Ryno W di-endorse oleh Majestic, sedangkan Ahmad Timur Aprianto dan Heriawan dengan Jupiter.

Di sela-sela acara, tidak ketinggalan PT.Citra Intirama juga mengadakan lomba-lomba seru dan menarik di booth, seperti “How Long Can You Blow?” yaitu lomba meniup trompet terlama dan “Rifle Spin Contest” yaitu peserta ditantang untuk melakukan rifle spin sambil bernyanyi atau menari. Selain itu, juga ada pertunjukkan musik dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Universitas Udayana Bali dan band The Third yang turut meramaikan booth Citra Intirama. Pemain trompet band The Third yaitu Teguh Darmawan Saiman merupakan endorser Jupiter.

Memperkenalkan produk baru dari Jiggs, pTrumpet dan pBone. Yaitu trompet dan trombon yang terbuat dari bahan plastik, dengan bobot lebih ringan, mudah disetel, namun memiliki kualitas yang sangat baik.